5 Gelandang Serang Incaran Klub Elite Eropa

philippe coutinho pertanyakan masa depannya di barcelona

Klub Elite Mengincar 5 Gelandang Serang Ini

Tim-tim top Eropa sekarang ini tengah repot cari pemain baru di bursa transfer. Satu diantara pemain yang dicari ialah gelandang serang.

Club ingin cari pemain yang dapat cetak gol serta membuat assist dari posisi tengah. Mereka tentunya mengharap dapat temukan pemain seperti Bernardo Silva.

Silva memberi andil mengagumkan pada keberhasilan Manchester City pada musim 2018-19 tempo hari. Selama musim, bekas pemain AS Monaco itu mencatat 13 gol serta delapan assist buat The Citizens.

Tampilan impresif Silva menyebar ke timnas Portugal. Tidak hanya bawa Seleccao juara UEFA Nations League, Silva dipilih jadi pemain paling baik kompetisi.

Beberapa gelandang serang yang fenomenal sekarang ini ada di panas musim ini. Sebagian dari mereka mungkin dapat geser dalam tempo dekat.

Di bawah ini lima gelandang serang yang sedang laku manis di bursa transfer seperti dikutip Fox Sports Asia.

Nabil Fekir (Gelandang Serang Lyon)

Nabil fekir gelandang serang dari klub Lyon
Nabil fekir Lyon menjadi buruan klub elite Arsenal

Kapten Olympique Lyon itu hampir geser ke Liverpool dengan ongkos 50 juta pounds pada musim panas kemarin. Tetapi, sebab fakta tersendiri, transfer itu pada akhirnya tidak berhasil. Nabil Fekir saat ini masuk tahun paling akhir di kontraknya serta presiden club, Jean-Michel Aulas, telah memberikan indikasi jika sang pemain akan diperbolehkan untuk pergi serta mungkin pada harga murah.

Fekir ialah lulusan akademi Lyon serta cuma sudah pernah pernah bela mereka dengan profesional. Ia alami rangkaian luka dalam beberapa waktu paling akhir, tapi pemain berumur 25 tahun itu dapat cetak 69 gol serta membuat 46 assist cuma dalam 193 laga.

Pemain Prancis itu kembali dihubungkan dengan Liverpool tapi harus disaksikan apa The Reds masih bersedia untuk datangkan sang pemain ke Anfield.

Baca Juga : Pembuat Hat-Trick Liga 1 2019 Didominasi Nama Asing

Hakim Ziyech

Dengan 14 gol dalam 25 tampilan untuk Maroko, Hakim Ziyech ialah pemain penting buat team Afrika itu yang tengah memburu Piala Afrika pertama mereka semenjak 1976. Tetapi, bila bukan lantaran luka pada Mei 2015, Ziyech sudah pasti bermain untuk Belanda, negara kelahirannya.

Kehilangan pemain berkualitas seperti Ziyech adalah pukulan besar buat Belanda serta penampilannya di Eredivisie menunjukkan hal itu. Ziyech mengawali karirnya dengan Heerenveen dengan cetak 13 gol dalam 46 laga sebelum geser ke FC Twente. Sesudah cetak 34 gol dalam 76 laga untuk Twente, dia masuk dengan Ajax pada 2016 serta dalam tiga musim bersama dengan raksasa Belanda itu, dia sudah cetak 40 gol serta 61 assist dalam 130 laga.

Saat ini berumur 26 tahun, telah waktunya buat Ziyech untuk tinggalkan Eredivisie serta cemerlang di satu diantara liga top Eropa. Hal tersebut tentunya tidak susah bila lihat penampilannya bersama dengan Ajax di Liga Champions.

Bayern Munchen diberitakan tertarik untuk mengambil gelandang serang serbaguna itu tapi kepindahnya pemain Maroko itu harus menanti sampai Piala Afrika selesai.

James Rodriguez

Pada saat beberapa pemain seperti Fekir serta Ziyech sedang menanti transfer besar pertama dalam profesi mereka, James Rodriguez memperolehnya lima tahun kemarin sesudah dia memenangi Sepatu Emas di Piala Dunia 2014.

James telah menunjukkan kekuatannya di La Liga, Ligue 1, Bundesliga, serta Liga NOS serta arah setelah itu Serie A bersama dengan Napoli yang dilatih bekas pelatihnya Carlo Ancelotti. Saat pemain Kolombia itu masuk dengan Real Madrid, Ancelotti jadi pelatihnya serta dalam hanya satu musim dibawah bimbingan pria Italia itu, dia cetak 17 gol serta 18 assist dalam 46 laga.

Walau cetak 93 gol serta 115 assist untuk Real Madrid, Bayern Munchen, AS Monaco serta Porto, dia tidak masuk dalam gagasan Zinedine Zidane. Berumur 27 tahun, James ada di beberapa tahun pucuk karirnya serta dapat jadi perekrutan yang fenomenal untuk Napoli.

Bruno Fernandes

Sejumlah besar pemain internasional Portugal mengawali profesi profesional mereka di Portugal sebelum geser ke satu diantara liga top Eropa. Tetapi, Bruno Fernandes mengawali karier profesionalnya di Italia bersama dengan Novara sebelum pada akhirnya bermain untuk Udinese serta Sampdoria.

Ia cetak 15 gol serta 14 assist pada umur yang benar-benar muda di Serie A tapi sesudah geser ke Sporting pada 2017 ia betul-betul bertambah. Fernandes cetak 48 gol serta membuat 38 assist cuma dalam 109 laga untuk club Portugal serta pada 2018/19 saja, dia cetak 32 gol serta 18 assist di semua persaingan.

Pemain berumur 24 tahun itu jadi bintang dalam keberhasilan Portugal memenangkan UEFA Nations League serta saat ini, pertaruhan mengenai waktu depannya sedang ramai. Ia telah dihubungkan dengan Manchester City, Liverpool, Tottenham Hotspur serta Manchester United serta kelihatannya waktu depannya akan ada di Premier League.

Philippe Coutinho

Philippe Coutinho habiskan paruh pertama musim 2017/18 dengan Liverpool serta dalam 20 laga, dia cetak 12 gol serta delapan assist. Bila ia terus bersambung, itu tentu bisa menjadi musim paling baik dalam profesinya, namun kebalikannya, ia memaksakan geser ke Barcelona pada Januari 2018 serta dapat disebut kepindahannya belum berjalan sesuai dengan gagasan.

Coutinho cetak delapan gol serta lima assist dalam 18 laga di paruh ke-2 musim 17/18 untuk Barcelona serta dia diinginkan membuat efek yang besar pada musim 2018/19. Tetapi, dia cuma dapat cetak lima gol serta dua assist dalam 34 laga La Liga musim kemarin serta kelihatannya tidak pas dengan skema Ernesto Valverde.

Berdasar laporan, Barcelona siap tidak untung serta jual pemain Brasil itu pada panas musim ini untuk mendanai sasaran mereka di bursa transfer. Coutinho telah dihubungkan dengan peluang kembali pada Liverpool tapi PSG diberitakan tertarik dengan sang pemain.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*